Reaksi REdoks dalam persamaan reaksi
1 . Identitas :
- Nama Guru : Desi Amalia, S. Pd, Gr.
- Mata Pelajaran : Kimia
- Hari / Tanggal : Rabu/ 23 September 2026
- Fase/Kelas : F/ XII F 3 dan 4
- Materi : Reaksi Redoks ( Dalam Persamaan Reaksi)
- Pertemuan : Minggu Ke 11
Peserta didik mampu memahami konsep reaksi redoks melalui perubahan bilangan oksidasi dan transfer elektron, serta mampu menyetarakan reaksi redoks dengan metode bilangan oksidasi dan setengah reaksi secara mandiri dan kolaboratif. |
Peserta didik mampu: 1. Konsep Redoks (oksidasi, reduksi, bilangan oksidasi) 2. Identifikasi reaksi redoks 3. Penyetaraan reaksi redoks (metode biloks dan setengah reaksi) 4. Aplikasi reaksi redoks dalam kehidupan sehari-hari |
4. Alur Tujuan Pembelajaran :
a. Pengenalan dan Identifikasi Konsep Dasar :
Pada tahap ini peserta didik mampu memahami konsep redoks dan sel elektrokimia beserta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari hari
b. Materi Pokok : Reaksi Redoks
c. Indikator Ketercapaian :
(1 ) Menjelaskan konsep reaksi redoks berdasarkan, transfer oksigen, transfer elektron dan perubahan bilangan oksidasi. |
(2) Menentukan bilangan oksidasi suatu unsur dalam senyawa atau ion. |
(3 )Mengidentifikasi reaksi redoks dari persamaan reaksi kimia. |
(4) Mengidentifikasi yang bertindak sebagai reduktor, oksidator, hasil reaksi dan hasil reduksi berdasarkan persamaan reaksi redoks. |
(5) Menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode bilangan oksidasi. |
(6 )Menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode setengah reaksi. |
5. Materi :
a. Apersepsi :
Assalammualaikum semua nya anak-anak soleh solehah...
- Al-Quran tidak mendeskripsikan reaksi redoks (reduksi-oksidasi) secara istilah ilmiah, tetapi menjelaskan fenomena alam yang melibatkan prinsip tersebut. Dua ayat utama yang sering dikaji dalam konteks sains Islam (Tafsir Ilmi) terkait konsep reaksi redoks adalah QS. Al-Hadid: 25
- لَقَدْ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنٰتِ وَاَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتٰبَ وَالْمِيْزَانَ لِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالْقِسْطِۚ وَاَنْزَلْنَا الْحَدِيْدَ فِيْهِ بَأْسٌ شَدِيْدٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّٰهُ مَنْ يَّنْصُرُهٗ وَرُسُلَهٗ بِالْغَيْبِۗ اِنَّ اللّٰهَ قَوِيٌّ عَزِيْزٌࣖ ٢٥
- yang artinya "...Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia..."
dan QS. Al-Kahfi: 9
اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا
yang artinya "Berilah aku potongan-potongan besi!" Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Zulkarnain: "Tiuplah (api itu)!" Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu". (QS. Al-Kahfi: 96)



.jpg)











Komentar
Posting Komentar