Reaksi redoks dalam persamaan reaksi
1 . Identitas :
- Nama Guru : Desi Amalia, S. Pd, Gr.
- Mata Pelajaran : Kimia
- Hari / Tanggal : Senin/21 September 2026
- Fase/Kelas : F/ XII F 3 dan 4
- Materi : Reaksi Redoks ( Dalam Persamaan Reaksi)
- Pertemuan : Minggu Ke 11
|
Peserta didik mampu memahami
konsep reaksi redoks melalui perubahan bilangan oksidasi dan transfer
elektron, serta mampu menyetarakan reaksi redoks dengan metode bilangan
oksidasi dan setengah reaksi secara mandiri dan kolaboratif. |
|
Peserta didik mampu: 1. Konsep Redoks (oksidasi, reduksi,
bilangan oksidasi) 2. Identifikasi reaksi redoks 3. Penyetaraan reaksi redoks (metode
biloks dan setengah reaksi) 4. Aplikasi reaksi redoks dalam
kehidupan sehari-hari |
4. Alur Tujuan Pembelajaran :
a. Pengenalan dan Identifikasi Konsep Dasar :
Pada tahap ini peserta didik mampu memahami konsep redoks dan sel elektrokimia beserta pemanfaatannya dalam kehidupan sehari hari
b. Materi Pokok : Reaksi Redoks
c. Indikator Ketercapaian :
|
(1 ) Menjelaskan konsep reaksi redoks berdasarkan, transfer oksigen, transfer elektron dan perubahan bilangan oksidasi. |
|
(2) Menentukan bilangan oksidasi suatu unsur dalam senyawa atau ion. |
|
(3 )Mengidentifikasi reaksi redoks dari persamaan reaksi kimia. |
|
(4) Mengidentifikasi yang bertindak sebagai reduktor, oksidator, hasil reaksi dan hasil reduksi berdasarkan persamaan reaksi redoks. |
|
(5) Menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode bilangan oksidasi. |
|
(6 )Menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode setengah reaksi. |
5. Materi :
a. Apersepsi :
Assalammualaikum semua nya anak-anak soleh solehah...
- Al-Quran tidak mendeskripsikan reaksi redoks (reduksi-oksidasi) secara istilah ilmiah, tetapi menjelaskan fenomena alam yang melibatkan prinsip tersebut. Dua ayat utama yang sering dikaji dalam konteks sains Islam (Tafsir Ilmi) terkait konsep reaksi redoks adalah QS. Al-Hadid: 25
- لَقَدْ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنٰتِ وَاَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتٰبَ وَالْمِيْزَانَ لِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالْقِسْطِۚ وَاَنْزَلْنَا الْحَدِيْدَ فِيْهِ بَأْسٌ شَدِيْدٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّٰهُ مَنْ يَّنْصُرُهٗ وَرُسُلَهٗ بِالْغَيْبِۗ اِنَّ اللّٰهَ قَوِيٌّ عَزِيْزٌࣖ ٢٥
- yang artinya "...Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia..."
dan QS. Al-Kahfi: 9
اَمْ حَسِبْتَ اَنَّ اَصْحٰبَ الْكَهْفِ وَالرَّقِيْمِ كَانُوْا مِنْ اٰيٰتِنَا عَجَبًا
yang artinya "Berilah aku potongan-potongan besi!" Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Zulkarnain: "Tiuplah (api itu)!" Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata: "Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar kutuangkan ke atas besi panas itu". (QS. Al-Kahfi: 96)



.jpg)











Komentar
Posting Komentar