Praktiku m Pembuatan es krim
1 . Identitas :
- Nama Guru : Desi Amalia, S. Pd, Gr.
- Mata Pelajaran : Kimia
- Kelas : XII F A3
- Pertemuan : Minggu Ke 7
1. Menentukan pengaruh penambahan garam terhadap penurunan titik beku air
2. Membuat
es krim sederhana dengan memanfaatkan sifat koligatif larutan
3. Memahami
penerapan penurunan titik beku dalam kehidupan sehari-hari
3. Tadabur Qur'an :
Tadabur al-quran
اِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنٰهُ بِقَدَرٍ
- "Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu sesuai dengan ukuran (takdir)."
- Ketetapan Allah: Segala kejadian di muka bumi, baik nasib, rezeki, maupun ajal, sudah diatur dan ditetapkan oleh Allah SWT di Lauhul Mahfuzh sebelum diciptakan.
- Keteraturan Alam: Alam semesta berjalan secara seimbang dan rapi karena mematuhi hukum serta ukuran presisi yang telah ditentukan oleh Sang Pencipta
LANDASAN
TEORI
1. Sifat
Koligatif Larutan
Sifat yang hanya bergantung pada jumlah
partikel zat terlarut. Rumus Penurunan Titik Beku: ΔTf = m × Kf × i
2. Penurunan
Titik Beku
Titik beku larutan lebih rendah dari pelarut
murni. Contoh: Air 0°C, Air+garam bisa -10°C
3. Penerapan
Pembuatan Es Krim
Garam + es menurunkan suhu. Ion Na+ dan Cl-
mengganggu pembentukan es. Kalor dari adonan diserap, jadi membeku. Gula
membuat tekstur tidak terlalu keras.
C. ALAT
& BAHAN
Alat: Baskom/ember
1 buah, kaleng 1 buah, sendok, termometer, kain, lakban, stopwatch/Hp
Bahan: Susu
( ukuran bebas ) , larutan Gula, Garam kasar, Es batu.
D. CARA
KERJA
1. Campur
adonan kedalam kaleng kue, tutup dan rapatkan dengan lakban
2. masukkan
kaleng kue yang berisi adonan kedalam wadah baskom / ember
3. Masukkan es
batu kedalam baskom/ember, lalu taburi garam secara perlahan-lahan
4. diputar-putar
kaleng tersebut , agar adonan es krim didalam semakin cepat mengental.
5. Ambil,
lap, dan sajikan
E. DATA
PENGAMATAN
|
| Waktu |
Suhu Es + Garam | Keadaan Adonan | |
|
|------------|-----------------|------------------| |
|
| Menit ke-0 | ... °C | | |
|
| Menit ke-10| ... °C | | |
|
| Menit ke-20| ... °C | | |
|
| Menit ke-30| ... °C | | |
|
Menit, dst |
PEMBAHASAN SELAMA PRAKTIKUM
PERTANYAAN
1. Mengapa
ditambah garam kedalam baskom/ ember ?
2. Apakah Peran
gula didalam larutan ?










LAPORAN PRAKTIKUM PEMBUATAN ES KRIM
BalasHapusAnggota Kelompok 5:
1. Cinta
2. Dhasuki Rahmat
3. Hasnah Nabila Raisyah
4. Nadira Ashafa
5. Sanda Nikusiyado
1. PEMBAHASAN SELAMA PRAKTIKUM
Garam ditambahkan ke dalam es sehingga suhu campuran menjadi lebih rendah dari 0°C. Karena suhunya sangat dingin, panas dari susu pada adonan es krim berpindah ke campuran es dan garam sehingga susu mulai membeku.
Kaleng yang berisi adonan es krim diputar agar proses pembekuan berlangsung lebih merata. Dengan begitu adonan es krim akan berubah menjadi es krim. Gula pada adonan berfungsi untuk memberikan rasa manis dan membantu membuat tekstur es krim tidak terlalu keras.
2. KESIMPULAN
Dari praktikum pembuatan es krim yang dilakukan, penambahan garam pada es batu dapat menurunkan titik beku sehingga campuran menjadi lebih dingin. Suhu yang dingin tersebut membuat adonan es krim lebih cepat membeku. Gula pada adonan berfungsi memberikan rasa manis dan membantu membuat tekstur es krim lebih lembut.
3. PERTANYAAN
a. Mengapa ditambah garam ke dalam baskom/ember?
Garam ditambahkan untuk menurunkan titik beku es jadinya campuran es dan garam menjadi lebih dingin. Suhu yang dingin tersebut membantu adonan es krim cepat membeku.
b. Apakah peran gula di dalam larutan?
Gula berfungsi memberikan rasa manis dan membantu membuat tekstur es krim lebih lembut sehingga tidak terlalu keras saat membeku.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusLaporan Pratikum Pembuatan Es Krim
BalasHapusKelompok 4
Anggota :
1. Athalah Putra Toriq
2. Ghaitsa Haya Alwafa Jihad
3. Hakam Amir Khalifi
4. Mayza Titian Terinda
5. Riana Kirania
A) Hasil Data Eksperimen Pembuatan Es Krim:
1. menit ke 0 / 0°C / cair
2. menit ke 10 / -°C / cair
3. menit ke 20 / -°C / mulai memadat
4. menit ke 30 / -°C / padat
B) Pembahasan:
Pembuatan es krim adalah salah satu penerapan sifat koligatif larutan, yaitu penurunan titik beku. Penurunan titik beku adalah peristiwa turunnya titik beku suatu pelarut akibat adanya zat terlarut. Dalam eksperimen ini, garam ditambahkan ke dalam campuran es untuk menurunkan titik beku air sehingga suhu campuran es dan garam menjadi lebih rendah dari 0°C. Suhu rendah tsb membuat adonan es krim membeku. Garam berperan untuk membuat es mencair pada suhu yang lebih rendah dan menyerap kalor dari adonan, sehingga adonan menjadi dingin. Sementara itu, gula yang terdapat dalam adonan juga berperan sebagai zat terlarut yang dapt menurunkan titik beku adonan dan memberikan rasa manis. Adonan kemudian mengalami perubahan bentuk dari cair menjadi padat dan memmbentuk tekstur es krim.
C) Kesimpulan:
Eksperimen pembuatan es krim membuktikan bahwa prinsip penurunan titik beku dapat dimanfaatkan untuk membekukan adonan es krim. Penambahan garam pada es membantu menurunkan titik beku campuran es sehingga suhunya jadi lebih rendah dari 0°C. Akibatnya, adonan es krim dapat membeku dan menghasilkan tekstur padat.
D) Pertanyaan:
1. Fungsi garam dalam eksperimen pembuatan es krim adalah menurunkan titik beku air sehingga suhu turun nenjadi lebih rendah dari 0°C. Akibatnya, adonan es krim di dalam wadah menjadi cepat membeku.
2. Fungsi gula dalam larutan pada eksperimen es krim adalah untuk memberi rasa manis pada es cream, menurunkan titik beku larutan, dan membuat es krim lebih lembut.
LAPORAN PRAKTIKUM PEMBUATAN ES KRIM KELOMPOK 3
BalasHapusDengan beranggotakan:
1. Azka zakia putri
2. Denis nata prawira
3. Kesya saliya
4. Shakila alissa putri
5. Talita eca
• PEMBAHASAN SELAMA PRAKTIKUM
-Garam + es menurunkan suhu. Ion Na+ dan Cl- mengganggu pembentukan es. Kalor dari adonan diserap, jadi membeku. Gula membuat tekstur tidak terlalu keras.
-Alat: Baskom/ember 1 buah, kaleng 1 buah, sendok, termometer, kain, lakban, stopwatch/Hp
-Bahan: Susu ( ukuran bebas ) , larutan Gula, Garam kasar, Es batu.
-Cara pembuatan:
1. Campur adonan kedalam kaleng kue, tutup dan rapatkan dengan lakban
2. masukkan kaleng kue yang berisi adonan kedalam wadah baskom / ember
3. Masukkan es batu kedalam baskom/ember, lalu taburi garam secara perlahan-lahan
4. diputar-putar kaleng tersebut , agar adonan es krim didalam semakin cepat mengental.
5. Ambil, lap, dan sajikan
•DATA PENGAMATAN
-Menit ke-0 = 0⁰C (Susu masih dalam keadaan cair)
-Menit ke-10 = -15⁰C (Pinggiran susu sudah mulai membeku)
-Menit ke-20 = -18⁰C (Area pinggiran susu sudah mulai banyak yang membeku)
-Menit ke-30 = -10⁰C (Susu sudah mulai berbentuk seperti es krim dengan tekstur yang lembut)
•KESIMPULAN
Praktikum ini membuktikan penurunan titik beku (sifat koligatif larutan), di mana garam menurunkan suhu/menurunkan titik beku es di bawah untuk menyerap kalor dari adonan es krim, sementara proses memutar wadahnya dan dengan penambahan gula membuat tekstur es krim jadi lembut dan tidak keras seperti es batu
•PERTANYAAN
1. Mengapa ditambah garam kedalam baskom/ ember ?
->Garam ditambahkan kedalam es batu untuk menurunkan titik beku eskrim yang sedang diputar
2. Apakah Peran gula didalam larutan ?
->Peran gula sebagai pemanis, serta dapat mendukung penurunan titik beku dan juga membuat tekstur eskrim menjadi lembut
Laporan Pratikum Pembuatan Es Krim
BalasHapusXII IPA 3
Kelompok 1
Rabu, 26/8/2026
Anggota :
1. Ahmadinejad Haikal Frasetia
2. Cherie Audi Aprisca
3. Naura Ronna Astanggara
4. Refqi Trihamanda
5. Yuni Indah Cahyanu
A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Menentukan pengaruh penambahan garam terhadap penurunan titik beku air
2. Membuat es krim sederhana dengan memanfaatkan sifat koligatif larutan
3. Memahami penerapan penurunan titik beku dalam kehidupan sehari-hari
B. LANDASAN TEORI
1. Sifat Koligatif Larutan
Sifat yang hanya bergantung pada jumlah partikel zat terlarut. Rumus Penurunan Titik Beku: ATF = m x Kf xi
2. Penurunan Titik Beku
Titik beku larutan lebih rendah dari pelarut murni. Contoh: Air O°C, Air+garam bisa -10°C
3. Penerapan pembuatan Es Krim
Garam + es menurunkan suhu. Ion Na+ dan Cl- mengganggu pembentukan es. Kalor dari adonan diserap, jadi membeku. Gula membuat tekstur tidak terlalu keras.
C. ALAT & BAHAN
Alat: Baskom/ember 1 buah, kaleng 1 buah, sendok, termometer, kain, lakban, stopwatch/Hp
Bahan: Susu (ukuran bebas), larutan Gula, Garam kasar, Es batu.
D. CARA KERJA
1. Campur adonan kedalam kaleng kue, tutup dan rapatkan dengan lakban
2. masukkan kaleng kue yang berisi adonan kedalam wadah baskom / ember
3. Masukkan es batu kedalam baskom/ember, lalu taburi garam secara perlahan-lahan
4. diputar-putar kaleng tersebut, agar adonan es krim didalam semakin cepat mengental.
5. Ambil, lap, dan sajikan
E. Hasil Data Eksperimen Pembuatan Es Krim:
1. menit ke 0 / 0°C / Cair
2. menit ke 10 / -5°C / Mulai membeku
3. menit ke 20 / -10°C / membeku
4. menit ke 30 / -10°C / membeku sepenuhnya
F. Pembahasan
Aplikasi sifat koligatif larutan khususnya penurunan titik beku. Pembuktian dilakukan memakai air+garam dapur yang dapat mencapai suhu -10°C menggunakan termometer.
G. Kesimpulan:
Pada eksperimen kali ini kami mempelajari aplikasi sifat koligatif larutan yaitu penurunan titik beku dengan menggunakan garam pada es batu
H. Pertanyaan:
1. Mengapa ditambah garam kedalam ember?
Untuk menurunkan titik beku sebanyak 5-10°C dibawah titik beku murni (0°C) bertujuan untuk mempercepat pengerasan air susu didalam kaleng kue dan menyerap kalor dari adonan serta mengganggu pembentukan es.
2. Apakah peran gula didalam larutan?
Sebagai pemberi rasa manis dan membuat titik bekunya turun di bawah 0°C. Ini mencegah adonan membeku terlalu cepat atau mengeras menjadi es batu yang padat (pengatur tekstur).
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA PEMBUATAN ES KRIM DENGAN PRINSIP PENURUNAN TITIK BEKU LARUTAN
BalasHapusKELOMPOK 2
NAMA KELOMPOK :
1. Vega Nur Azizzah
2. Titania Nuraini
3. Y.R.J Trinajwa
4. Kanaya Diva Wijaya
5. Reno Indra Pratama
6. M. Alif Wijaya Kusuma
- Alat Dan Bahan
Alat : Baskom/ember 1 buah, kaleng 1 buah, sendok/pengaduk, termometer, kain, lakban, Stopwatch
Bahan : Susu uht, Buah naga, Garam kasar, Es batu
- Cara kerja
1. campur adonan kedalam kaleng kue, tutup dan rapatkan dengan lakban
2. Masukkan kaleng kue yang berisi adonan kedalam wadah baskom
3. Masukkan es batu kedalam baskom, lalu taburi garam secara perlahan lahan
4. Diputar putar kaleng tersebut agar adonan eskrim didalam semakin cepat mengeras
DATA PENGAMATAN
MENIT KE-0 (0°C) CAIR
MENIT KE-10 (-10°C) ADONAN MASIH MENCAIR
MENIT KE-20 (5°C) ADONAN MULAI MEMBEKU
MENIT KE-30 (-10°C) ADONAN MEMBEKU SEMPURNA
PEMBAHASAN
Penurunan titik beku adalah peristiwa turunnya suhu beku pelarut ketika ditambahkan zat terlarut (ΔTf = i · Kf · m), dalam pembuatan es krim tanpa gula campuran es batu dan garam digunakan untuk menurunkan titik beku sehingga suhunya bisa lebih rendah dari 0°C dan mempercepat pembekuan adonan, sehingga semakin banyak garam yang ditambahkan maka titik beku semakin rendah dan proses pembekuan menjadi lebih cepat.
KESIMPULAN
Kesimpulannya penurunan titik beku terjadi karena penambahan zat terlarut seperti garam yang membuat suhu beku pelarut menjadi lebih rendah.
PERTANYAAN
1. Mengapa ditambah garam kedalam baskom/ember?
jawab : karena fungsi utama garam dalam pembuatan es krim adalah menurunkan titik beku es batu sehingga adonan es krim bisa membeku dengan cepat tanpa menggunakan kulkas. es batu biasa mencair pada 0 °C sehingga ketika dicampur garam titik beku turun dibawah 0°C
2. Apakah Peran gula didalam larutan?
jawab : Gula menurunkan titik beku sehingga es krim lebih lembut dan tidak keras. Tapi kelompok kami tidak menggunakan gula.
Laporan Praktikum Pembuatan Es Krim
BalasHapusKelompok 6
Anggota kelompok
• Afif Rahid Fahziar
• Dhira Ayu Tiara
• Ega Revansyah
• Keyla Adelia Putri
• Tirena Wistu Widia
PEMBAHASAN
selama proses pembuatan di menit ke 10 tekstur es krim umasi dalam keadaan cair, lalu di menit ke 10 tekstur es mulai mengkristal, karena es sudah mencair kemudian di tambahkan es dan garam lalu di putar putar lagi, dan di menit ke 20 keadaan adonan sudah beku
KESIMPULAN
Penambahan garam kasar pada es batu menurunkan suhu campuran es dan air hingga di bawah 0°C (bisa mencapai -5°C) dengan menyerap kalor dari adonan es krim. Adonan cair di dalam wadah mengalami proses pembekuan (kristalisasi) menjadi padat/semi-padat karena kehilangan panas. Proses pengocokan atau pemutaran yang konstan berfungsi memperkecil ukuran kristal es agar tekstur es krim terasa lebih halus, lembut.
PERTANYAAN
1. Mengapa di tambah garam kedalam baskom/ ember?
- Garam membuat es batu mencair pada suhu yang jauh di bawah 0°C (bisa mencapai -15°C hingga -21°C).
2. Apa peran gula dalam larutan?
- menambah rasa manis pada adonan dan membuat tekstur es lembut