Latihan soal TKA
1 . Identitas :
- Nama Guru : Desi Amalia, S. Pd, Gr.
- Mata Pelajaran : Kimia
- Kelas : XII F A 3, 4,6
- Pertemuan : Minggu Ke 5
3. Tadabur Qur'an :
Beberapa ayat Al-Qur'an serta doa agar kita lebih tenang dalam menghadapi suatu ujian,
- Surat Al-Baqarah Ayat 153 (Memohon Pertolongan dengan Sabar dan Shalat)
- Terjemahan: "Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar."
- Surat Al-Insyirah Ayat 5-6 (Keyakinan Ada Kemudahan)فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ ٥ اِنَّمَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ ٦
- Surat Al-Baqarah Ayat 286 (Potongan Ayat tentang Kemampuan Diri)لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ
- Terjemahan: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya."
- Surat Thaha Ayat 25-28 (Doa Kelancaran dan Kemudahan)قَالَ رَبِّ اشْرَحْ لِيْ صَدْرِيْۙ 25 وَيَسِّرْ لِيْٓ اَمْرِيْۙ 26 وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِّنْ لِّسَانِيْۙ 27 يَفْقَهُوْا قَوْلِيْۖ 28 [1]
- Terjemahan: "Dia (Musa) berkata, 'Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, agar mereka mengerti perkataanku'."
[Level
Kognitif: C3] | Materi: Ikatan Kimia (Kepolaran) |
Bentuk: Pilihan Kategori
|
Pernyataan |
Benar |
Salah |
|
CO2
bersifat nonpolar karena bentuk molekulnya simetris meskipun ikatan C=O
bersifat polar. |
|
|
|
CH4 bersifat polar karena memiliki
empat ikatan C-H yang mengarah ke arah berbeda. |
|
|
|
H2O
bersifat polar karena bentuk molekulnya bengkok (V) akibat adanya dua
pasangan elektron bebas pada atom O. |
|
|
2.
Berdasarkan
sifat kepolaran molekulnya, gas rumah kaca yang paling efektif menyerap radiasi
inframerah karena memiliki momen dipol permanen adalah . . .
[Level Kognitif: C4]
| Materi: Interaksi Antarmolekul
(Konteks Gas Rumah Kaca) | Bentuk: Pilihan Ganda
A. CO2 dan CH4, karena keduanya bersifat nonpolar
B. H2O, karena molekulnya bersifat polar sedangkan CO2
dan CH4 bersifat nonpolar
C. CH4 saja, karena bentuknya tetrahedral simetris
D. CO2 saja, karena memiliki ikatan rangkap
E. Ketiganya bersifat nonpolar sehingga tidak dapat
menyerap radiasi inframerah
Cermati informasi berikut untuk menjawab soal nomor
10-12!
|
Berikut data titik didih beberapa
senyawa alkana rantai lurus (deret homolog) yang merupakan komponen utama
bahan bakar.
|
3.
Kecenderungan
kenaikan titik didih dari metana ke heksana pada tabel terutama disebabkan oleh
. . .
[Level
Kognitif: C2] | Materi: Interaksi Antarmolekul (Gaya
London) | Bentuk: Pilihan Ganda
A. Meningkatnya ikatan hidrogen antarmolekul
B. Meningkatnya gaya London akibat bertambahnya Mr dan
jumlah elektron
C. Meningkatnya ikatan ion antarmolekul
D. Menurunnya gaya van der Waals antarmolekul
E. Meningkatnya kepolaran molekul alkana
4.
Berdasarkan
data pada tabel soal nomor 10, pilihlah pernyataan yang benar! Jawaban benar
lebih dari satu.
[Level Kognitif: C4]
| Materi: Interaksi Antarmolekul
(Analisis Data) | Bentuk: Pilihan Ganda Kompleks (MCMA)
(Pilihlah jawaban
yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.)
☐
Semakin besar Mr alkana, semakin tinggi titik didihnya.
☐
Pada suhu ruang (25°C), metana dan propana berwujud gas, sedangkan
heksana berwujud cair.
☐
Kenaikan titik didih dari butana ke pentana disebabkan oleh terbentuknya
ikatan hidrogen antarmolekul.
☐
Selisih titik didih antara pentana dan heksana adalah 33°C.
☐
Seluruh senyawa pada tabel merupakan hidrokarbon jenuh (alkana) dengan
rumus umum CnH2n+2.
5.
Berdasarkan
data pada tabel soal nomor 10, tentukan Ya atau Tidak untuk setiap pernyataan
berikut!
[Level
Kognitif: C3] | Materi: Interaksi Antarmolekul (Wujud Zat) |
Bentuk: Pilihan Kategori
|
Pernyataan |
Ya |
Tidak |
|
Pada
suhu 20°C, wujud butana adalah gas karena suhu tersebut berada di atas titik
didihnya (0°C). |
|
|
|
Gaya antarmolekul pada heksana lebih
lemah dibandingkan pada metana karena Mr heksana lebih besar. |
|
|
|
Data
pada tabel menunjukkan hubungan antara panjang rantai karbon dengan kekuatan
gaya London dalam deret homolog alkana. |
|
|
Cermati informasi berikut untuk menjawab soal nomor
13-16!
|
Pupuk
urea, CO(NH2)2, merupakan
pupuk nitrogen yang banyak digunakan petani. Urea diproduksi dari reaksi gas
amonia (NH3) dan karbon dioksida (CO2) menurut persamaan reaksi setara:
2NH3(g) + CO2(g) -> CO(NH2)2(s) + H2O(l). Sebuah pabrik mereaksikan 68 kg
gas amonia dengan 88 kg gas karbon dioksida hingga bereaksi sempurna tanpa
sisa. (Ar N=14, H=1, C=12, O=16; Mr NH3=17, Mr CO2=44, Mr urea=60, Mr H2O=18) |
6.
Jika
seluruh reaktan bereaksi sempurna, massa total produk (urea + air) yang
dihasilkan sesuai hukum kekekalan massa adalah . . .
[Level Kognitif: C2]
| Materi: Hukum Dasar Kimia
(Kekekalan Massa) | Bentuk: Pilihan Ganda
A. 120 kg
B. 136 kg
C. 156 kg
D. 176 kg
E. 200 kg
7.
Massa
urea (Mr=60) yang dihasilkan dari reaksi pada stimulus di atas adalah . . .
[Level Kognitif: C4]
| Materi: Stoikiometri
(Perhitungan Massa Produk) | Bentuk: Pilihan Ganda
A. 60 kg
B. 88 kg
C. 102 kg
D. 120 kg
E. 132 kg
8.
Tentukan
Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut berdasarkan data pada
stimulus!
[Level
Kognitif: C4] | Materi: Hukum Dasar Kimia (Proust) |
Bentuk: Pilihan Kategori
|
Pernyataan |
Benar |
Salah |
|
Perbandingan
massa NH3 dan CO2 yang bereaksi selalu tetap, yaitu 68:88 atau disederhanakan
menjadi 17:22, sesuai hukum Proust. |
|
|
|
Jika pabrik menggunakan 34 kg NH3 dan
22 kg CO2, kedua reaktan akan tepat habis bereaksi tanpa sisa. |
|
|
|
Reaksi
pembentukan urea melibatkan perbandingan mol NH3 : CO2 : urea : H2O sebesar 2
: 1 : 1 : 1 sesuai persamaan setara. |
|
|


Komentar
Posting Komentar