Stoikiometri dan konsep mol
1 . Identitas :
- Nama Guru : Desi Amalia, S. Pd, Gr.
- Mata Pelajaran : Kimia
- Kelas : XI FA4
- Pertemuan : Minggu Ke 2
menyetarakan persamaan reaksi dan menerapkan konsep mol dalam perhitungan stoikiometri sebagai dasar penyelesaian perhitungan kimia.
Tadabbur
Al-Qur’an (Pembuka Pembelajaran)
وَالسَّمَاءَ
رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَانَ ◂٧▸ أَلَّا تَطْغَوْا
فِي الْمِيزَانِ ◂٨▸ وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ
بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ ◂٩▸
Wa as-samā’a
rafa’ahā wa waḍa’al-mīzān(a), allā taṭghau fil-mīzān(i), wa aqīmul-wazna
bil-qisṭi wa lā tukhsirul-mīzān(a).
Artinya: “Dan langit telah Dia tinggikan
dan Dia ciptakan keseimbangan (neraca), agar kamu jangan melampaui batas
tentang neraca itu, dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah
kamu mengurangi neraca itu.” (QS. Ar-Rahmān [55]: 7-9)
Relevansi: Ayat ini menegaskan bahwa
Allah menciptakan alam semesta dengan keseimbangan (mizan) yang harus dijaga,
selaras dengan prinsip penyetaraan persamaan reaksi kimia, yaitu jumlah atom
sebelum dan sesudah reaksi harus tetap seimbang.










Komentar
Posting Komentar