Reaksi pada senyawa alkana alkena dan alkuna

  Nama                             : Desi Amalia, S.Pd

Mata Pelajaran                : Kimia

Kelas                               :XI IPA 4 dan 1

Kode KD                         : 3.1 Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman kekhasan atom karbon dan penggolongan senyawanya.

Materi                             : Reaksi pada senyawa alkana , alkena dan alkuna

Tujuan Pembelajaran     : Melalui pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning, peserta didik diharapkan mampu menentukan reaksi pada senyawa alkana, alkena dan alkuna dengan teliti dan tepat,serta  menyelesaikan masalah kontekstual terkait dengan senyawa karbon yang sering ditemukan didalam kehidupan sehari-hari dengan aktif, toleran dan bekerjasama dalam kelompok.

Assalamualaikum Wr WB ..

Halo anak-anak soleh solehah kelas XI IPA 3 dan 5 bagaimana kabarnya hari ini... semoga sehat selalu ya nak...

Baiklah untuk pertemuan hari ini, kita akan mengadakan post test kimia.. tetapi sebelumnya perhatikan terlebih dahulu petunjuk dibawah ini :

Adapun langkah-langkah pembelajaran kita hari ini adalah : 

1.absensi di dalam kelas.

2.Buka blogger ibu, dan Silahkan pahami kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran pada materi hari ini

3. sebagai tambahan materi untuk post test, silahkan kalian juga baca dan pahami materi dibawah ini !

Reaksi-Reaksi yang Terjadi pada Alkana, Alkena, dan Alkuna pada Senyawa Hidrokarbon


1. Reaksi –reaksi Alkana

a. Reaksi Pembakaran Alkana

Pembakaran adalah reaksi oksidasi cepat pada suhu tinggi. Pembakaran sempurna akan mengubah alkana menjadi karbon dioksida dan uap air. Perhatikan

persamaan reaksi oksidasi pada senyawa hidrokarbon berikut.
CH4(g) + O2(g) → CO2(g) + H2O(g)

b. Reaksi Pemecahan Rantai (Cracking) Alkana

Pemecahan katalitik hidrokarbon pada suhu yang tinggi menghasilkan potongan-potongan molekul hidrokarbon yang lebih kecil. Pada proses pemecahan menggunakan hidrogen (hydrocracking), gas hidrogen ditambahkan pada hidrokarbon jenuh dan akan menghasilkan hidrokarbon jenuh dengan rantai pendek. Pemecahan tanpa hidrogen akan menghasilkan campuran alkana dan alkena.

1. Hydrocracking berkatalis 

Contoh:
2. Cracking berkatalis 

Contoh: 

c. Reaksi Substitusi Halogen (Halogenasi) Alkana

Alkana dapat bereaksi dengan halogen (F2, Cl2, Br2, I2) menghasilkan haloalkana (alkil halida). Contoh:

CH4 + Cl2 → CH3Cl + HCl

Reaksi alkana dengan flour berlangsung sangat cepat dan sulit dikontrol, reaksi alkana dengan klor dan brom berlangsung tidak terlalu cepat sehingga mudah dikontrol. Reaksi alkana dengan iod berlangsung sangat lamban, bahkan tidak terjadi sama sekali.

2. Reaksi –reaksi Alkena Sederhana

Alkena sederhana adalah senyawa alkena dengan rantai karbon pendek. Semua alkena memiliki gugus C=C sebagai tempat terjadinya reaksi kimia. Reaksi yang terjadi pada ikatan rangkap antara lain adalah adisi dan oksidasi. 

Reaksi adisi adalah reaksi penambahan gugus yang mengubah ikatan rangkap (tak jenuh) pada alkena menjadi ikatan tunggal (jenuh). Reaksi adisi disebut juga reaks penjenuhan.

a. Adisi Alkena dengan Hidrogen (Hidrogenasi) Alkena

Hidrogenasi alkena disebut juga reaksi reduksi. Reaksi ini terjadi melalui penambahan H2 pada ikatan rangkap alkena membentuk senyawa alkana. Proses ini memerlukan katalis Pt, Pd, atau Ni. 

Contoh: 

b. Adisi Alkena dengan Halogen (Halogenasi)

Alkena dapat bereaksi dengan halogen(Cl2, Br2, I2) membentuk alkil dihalida. Iodinasi jarang dilakukan karena produk reaksinya mudah terurai kembali. 
Contoh: 

c. Adisi Alkena dengan Asam Halida (Hidrohalogenasi)

Adisi alkena dengan asam halida (HX) mengikuti aturan Markovnikov sebagai berikut: atom H dari HX ditambahkan pada atom C berikatan rangkap yang mengikat atom H lebih banyak. 

Adapun atom halogen (X) ditambahkan pada atom C = lainnya (yang kurang tersubstitusi). Alkena akan berubah menjadi haloalkana jika mengalami adisi dengan asam halida. 

d. Adisi Alkena dengan Air (Hidrasi Alkena)

Hidrasi Alkena juga mengikuti aturan Markovnikov. Dengan adanya katalis asam kuat seperti asam sulfat encer, alkena dapat bereaksi dengan air membentuk senyawa hidroksi alkana (alkohol). Dalam reaksi ini, atom H ditambahkan pada atom C rangkap yang mengandung H lebih banyak dan gugus –OH ditambahkan pada atom C rangkap yang lain. 

Hidrasi alkena terjadi pada ikatan rangkap melalui persamaan kimia

3. Reaksi –reaksi Alkuna Sederhana

Umumnya reaksi yang terjadi pada alkena juga dapat terjadi pada alkuna. Karena alkuna memiliki satu ikatan rangkap tiga, maka reaksi adisi alkuna berlangsung melalui dua tahap penjenuhan sebagai berikut

Reaksi adisi alkuna menjadi alkena dan alkana menggunakan katalis seperti platina, nikel, dan paladium.

a. Hidrogenasi Katalitik Alkuna menjadi Alkana

Dengan katalis yang sesuai, hidrogenasi alkuna menghasilkan senyawa alkana. Platina, nikel, dan paladium adalah katalis yang sesuai untuk reaksi ini.

Demikianlah pembelajaran kita pada hari ini, semoga bermanfaat..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penurunan Titik beku Larutan dan Faktor-Faktor yang mempengaruhi nya

Latihan persiapan SAS Kimia Genap

Hukum Dasar Kimia