Hidrolisis Garam
1 . Identitas :
- Nama Guru : Desi Amalia, S. Pd, Gr.
- Mata Pelajaran : Kimia
- Kelas : XI A1, A6, C1
- Pertemuan : Minggu Ke 18
- Menganalisis kesetimbangan ion dalam larutan garam dan jenis-jenisnya
- Mengidentifikasi garam yang mengalami hidrolisis dan menentukan sifat larutannya (asam, basa, netral)
- Menghitung pH larutan garam hasil hidrolisis
Contoh:
Tentukan pH larutan (CH3COO)2Ca 0,1 M,
CH3COOH = 1,8 x 10-5 !
Pembahasan:
(CH3COO)2Ca merupakan garam yang berasal dari basa kuat dan asam lemah, sehingga anionnya akan mengalami hidrolisis dan sifat larutannya basa.
(CH3COO)2Ca (aq) à Ca2+ (aq) + 2 CH3COO- (aq)
0,1 M 0,1 M 0,2 M
CH3COO- (aq) + H2O(l)
CH3COOH (aq) + OH-(aq)
Ca2+ (aq) + H2O(l) à (tidak bereaksi)
[
] = ![]()
= ![]()
= ![]()
= 1,05 x ![]()
pOH = - log [
]
= - log 1,05 x ![]()
= 5 – log 1,05
pH = 14 – pOH
= 14 – (5 – log 1,05)
= 9 + log 1,05
Jadi pH larutan (CH3COO)2Ca 0,1 M adalah 9 + log 1,05
A. Tentukan pH larutan 0,1 M NH4Cl? Kb NH3
= 1,8 x 10-5
B. Sebanyak 0,132 gram kristal (NH4)2SO4 dilarutkan dalam air, sehingga volumenya menjadi 1 L, maka besarnya pH larutan jika diketahui Kb basa lemah = 2x10-5 (Ar N = 14, O= 16, H= 1 dan S = 32) adalah .....
C. Hitunglah harga pH larutan 0,1 M NH4OH dan 0,1 M HCN jika diketahui Ka HCN = 1 x 10-4 dan b NH4OH = 1 x 10-5. Jika kedua larutan direaksikan, tentukan harga pH larutan campuran!







Komentar
Posting Komentar